dheasekararum

Archive for December, 2008

dead on duty

In Tentang bertugas on December 31, 2008 at 7:40 pm

Duh, ini kenapa sih tugas nggak selesai-selesai bagaikan tiada akhir? Tadinya semangat jadi males kalo kebanyakan gini”

Demikian keluhan yang seringkali saya keluarkan di semester yang akan segera berakhir ini. Semester lima ini sebetulnya merupakan semester yang sangat menantang dan menarik buat saya. Mulai dari peminatan PIO-Klinis yang membuat saya penasaran, PIASTRO yang sangat menguras mental dan hati, sampai tugas-tugas terbengkalai yang sebetulnya sangat menarik dan menginspirasi. Di samping segala sesuatu yang baru dan menarik tersebut banyak sekali hal-hal yang saya sesalkan di semester ini soalnya saya mengerjakan semuanya ini dengan kurang optimal, atau kurang maksimal. Di sini saya mau mengaku dosa dan membeberkan hal-hal yang tidak saya kerjakan dengan sepenuh hati :

1. Tugas Psikologi Konsumen : Designing Consumer Experience

Pada tugas ini mahasiswa secara berkelompok diminta untuk membuat desain (atau merenovasi) desain kantin-kantin  fakultas-fakultas yang ada di UI (satu kelompok menciptakan desain perbaikan untuk satu kantin). Renovasi ini mencakup aspek fisik, seperti interior, fasilitas, dan sebagainya; mencakup pula aspek fungsi, seperti variasi dan cara penyediaan menu, sebagai tempat mengobrol atau mengerjakan tugas, dan sebagainya; menyangkut juga aspek yang dapat membuat konsumen senang seperti pelayanan, esetetika, dan hal kecil lainnya. Desain renovasi ini dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan konsumen yang nantinya akan mempengaruhi kesetiaan konsumen kepada kantin. Kalau teman-teman tau, misalnya kalau teman-teman pergi ke Starbucks gitu kan bukan cuma beli kopi kan, namun juga ngobrol-ngobrol berlama-lama di sana dan menikmati suasana. Namanya menjadikan kantin sebagai third place, dimana orang tidak hanya bisa memenuhi kebutuhan utama dari tempat itu (dalam hal ini kantin, tentu saja tempat makan), tapi juga fungsi-fungsi lain (seperti mengerjakan tugas, ngobrol, menggunakan fasilitas wifi), yah begitulah.

sebenernya tugas ini sangat oke bukan? menarik banget. mendesain sesuatu gitu loh untuk menarik dan mempertahankan konsumen, tapi apa yang gue dan teman-teman gue lakukan? mengerjakannya dengan mode asal selesai, untung aja presentasinya berjalan lancar. Hanya saja, saya agak iri dengan kelompok teman yang lain yang niat banget ngerjainnya, sampai-sampai menggunakan the sims 2. Sangat menarik! huhu iri

2. Tugas Program Intervensi Klinis

Ini sebenarnya tugas yang supeeeerr menarik, dimana mahasiswa klinis diharuskan menyusun sebuah program intervensi psikologis untuk mengatasi permasalahan yang ada di masyarakat. Diharapkan programnya sudah sangat operasional sehingga do-able. Banyak topik-topik menarik yang bermunculan pada saat pertama kami mencoba membuat tugas ini, diantaranya mengenai bullying, mengenai kesadaran untuk membuang sampah pada tempatnya, masalah mengatasi kemacetan, hingga masalah meningkatkan kepedulian sosial.  Akhirnya satu keputusan final pun diambil, kami mengangkat topik meningkatkan kepedulian sosial. Caranya?

Oke, begini rencananya. Kami menggunakan konsep Psikologi Positif, sebuah aliran psikologi yang diusung oleh oom Martin Seligman yang menekankan kebaikan dalam setiap diri manusia dan bukannya ‘penyakit’ atau kekurangan yang terdapat dalam diri mereka seperti yang terdapat pada aliran psikologi-psikologi lain, terutama psikoanalis. Nah, dalam psikologi positif itu dijelaskan bahwa dalam diri setiap manusia sebetulnya memiliki keutamaan-keutamaan positif (virtue) dimana dibawah setiap virtue tersebut juga terdapat character-character strength yang jika muncul dan digunakan secara optimal maka manusia bisa mencapai authentic happiness yang dicari-cari semua orang. Chararcter strength yang coba diangkat oleh kelompok saya adalah gratitude. Kenapa gratitude? Karena dalam teorinya, rasa syukur yang muncul ini kemudian bisa membuat orang memiliki kepedulian sosial yang lebih tinggi dan kemudian mau melakukan tingkah laku prososial.

Program yang akan dilaksanakan adalah program live in dimana peserta akan menginap di rumah warga Kampung Gege yang berlokasi di belakang Mal Taman Anggrek. Peserta merupakan remaja akhir dengan status sosial menengah ke atas. Peserta selama 3 hari dua malam akan ikut serta dalam setiap aktivitas yang dilakukan oleh warga, baik dalam kebiasaan sehari-hari, bekerja, berbincang dengan sesama warga, dan sebagainya. Diharapkan dengan ikut serta dalam aktivitas warga maka peserta dapat melihat kesulitan yang dialami dalam kehidupan sehari-hari warga (jika dibandingkan dengan kehidupan peserta tentunya) sehingga akan memunculkan atau meningkatkan rasa syukur. Kemudian secara tidak langsung rasa syukur tersebut diharapkan dapat membuat orang yang merasakannya ingin membagikan perasaan tersebut terhadap orang lain melalui melakukan tindakan prososial. Oh iya, nama programnya adalah “Greet Gege With Gratitude” bagus yah?

Kesalahan paling JELAS terletak pada kesalahan pengukuran perubahan yang terjadi akibat dilaksanakannya program intervensi ini dimana seharusnya dilihat dari perubahan tingkah laku dari para peserta, namun kami hanya berhenti pada meningkatnya tingkat gratitude dan tidak menjelaskan kesinambungan selanjutnya. huhu.

3. Tugas Poster Informasional Abnormal

Pada tugas ini kelompok saya mendapatkan topik abnormalitas ‘gangguan cemas’, setelah dipilih dan di[ertimbangkan beberapa saat diambil keputusan untuk mengambil jenis gangguan cemas phobia, tepatnya phobia terhadap tumbuh menjadi tua atau biasa disebut Gerontophobia. Oke, ditekankan pada kata POSTER INFORMASIONAL, kenapa saya tekankan? Karena kelompok saya tidak mencerna hal ini dengan baik dan membuat poster yang sekedar ‘menarik’ namun kurang informasional. Sedih banget karena akhirnya nilai tugas poster kelompok saya menjadi buruk dan nggak bisa membantu mendongkrak nilai temen-temen sekelompok yang butuh diselamatkan dalam hal kelulusan.

4. Tugas Analisis verbatim Kualitatif

Sebetulnya saya pribadi sangat tertarik dan menaruh rasa ingin tahu yang sangat besar terhadap metode penelitian kualitatif dalam mendapatkan gambaran keseluruhan terhadap fenomena yang diteliti karena metodenya bersenjatakan wawancara mendalam terhadap subjek. Oleh karena itu, harapan saya di mata kuliah ini sebetulnya sangat besar, hanya saja ternyata kami tidak diharuskan membuat penelitian kami sendiri, tapi menganalisa verbatim hasil penelitian orang lain (mahasiswa angkatan sebelumnya). Walaupun proses dan tahapan yang dijalankan sebetulnay sama aja seperti kalau kami membuat penelitian sendiri tetep aja rasanya beda karena kurangnya ketertarikan terhadap topik yang diteliti. Hasilnya, saya mengerjakan bagian landasan teori maupun analisis per subjek dengan males-malesan dan apa adanya banget. Pinginnya sih ada kesempatan lagi untuk mempelajari metode ini, siapa tahu kepake buat skripsi kan?

5. Tugas penelitian SDM dan Riset Organisasi

tugas ini sebetulnya sejenis karena tiap kelompok diharusnkan mengunjungi sebuah bagian dari sebuah perusahaan untuk kemudian melakukan penelitian per topik yang dipilih oleh masing-msing kelompok. Topik yang dipilih antara lain adalah kepuasan kerja, stres kerja karyawan, keberagaman karyawan, proses remunerasi, proses rekrutmen, dan sebagainya-dan sebagainya. Kurangnya waktu dan terbaginya pikiran dengan tugas-tugas lain yang membikin kami melakukan tugas dengan kurang maksimal. Parah banget, terutama untuk mata kuliah riset organisasi, revisi dari laporannya luar biasa banyak. Gimana enggak? Dari mulai teknik pengambilan data aja sebenernya udahkurang sesuai dengan subjek, makanya analisis statistiknya juga jadi kurang mendalam deeeehhh. Hoh

Demikianlah, saya rasa saya harus membuat resolusi untuk semester depan :(

- D! -

Jatuh cinta

In Tentang beragam hari on December 31, 2008 at 4:44 pm

Gue menemukan sesuatu yang membuat gue jatuh hati. Polyvore.com, hahaha segudang fashion item yang membuat gue merasa sangat terhibur. Lihat karya pertama saya :


feeling blue by dheasekararum“>

saya beri nama ‘feeling blue’ sesuai nuansanya. Dibuat waktu suasana hati lagi kurang menentu hehe. Lumayan juga kalau lagi sendu malah bisa buat berkarya.

Ayo polyvore-ing! :)

- D! -

The Time of Myself

In Tentang beragam hari on December 16, 2008 at 7:42 pm

Do you guys have a time for yourself once in a while? You know, the time when you don’t really care about your daily routine, your daily assignments, your daily job, or your daily whatsoever. It’s the time when you don’t have to worry about anything in this world, it’s the selfish time when you don’t have to think about anybody else in your life, it’s the time you don’t have to be sad for what had happened in your life, it’s the time when you spoil yourself, in short, it’s a YOU time, and it’s only YOU whom being invited. Well I do have those times, and yes I do treasure them soooooo much. Because I rarely have these times. And what I do to enjoy myself during these times?

#1.  I watch movie(s)

I do love movies, I watch it to make myself fulfilled. I watch it in the cinema or from the DVD which I borrow from my friends or the kind that I buy with a SUPER-cheap prices, oh yes, they,re not the original one(s) of course. I get so much variation of emotion from any kind of movie(s), I feel happy, sad, grateful, angry, etc just from watching. I enjoy the feeling when you don’t have to discuss what you had just seen in the movie with anybody, I enjoy the privacy when I don’t have to be ashamed to cry hard, laugh so loud, or even swear so bad for what the characters do, I enjoy the popcorn-without-sharing-it mode, but on top of it,  it’s the inspiration and lesson(s) that I seek. I dont’ care if the movie was the kind of commercial movie(s) that everybody would like or the kind of festival movie(s) that has their own idealism that’s not everybody would understands, as long as I get the point, I’ll enjoy it.

Oh yeah, the latest movie that I watched was ‘Across the Universe’ which has the Beatles songs for the soundtrack, and the main character, namen Jude, was so damn cute. nice movie, nice soundtrack, pretty boy :)

#2. I peek at people blogs

yeah right, I love doing this. Through ‘peeking’ at people blogs I can see from the way they saw things, I study their life, get to know them a little better, and sometimes if Im lucky enough I’ll get great words or wisdom that I can quote in my own blog or at least put it deep in my mind and heart. It’s kinda inspiring. I get the most of the fun when I took a peek from the blog of people which I don’t even know them *wink wink*

#3. I’ll go  SPA

I don’t think I have to restate about this one since every girl in my age and around me had already try SPA, who hasn’t? even the most traditional and modest girl in town know how to maintain their beauty. So, yes, I go to SPA too, like any other girls do. I’ll have the facial, I’ll have my back scrubbed, my feet pedicured, my face masked, and so on and so on. FYI, I don’t have to do this things at the salon or SPA places since it will cost me a bunch of money. In fact, I did most of it at home with an extra effort and extra time indeed. Well, that is why this is called a time of myself right? you do almost everything by yourself, yet, it still fun to do :)

#4. I play The Sims 2 all day long

Oh my God this is so my-guilty-pleasure activity. I love the Sims, I can stay in the front of computer monitor for hours just to play it. I like the part you have to create the character and give them clothes, names, arrange their life, and so on an so on. But still the part I like the most is when you have to design and decorate their houses because this is when I can do whatever I want. For me, the house of my Sims character reflects their personalities, so I take a serious account concerning  this house and furniture thingies :)

#5. I READ

Reading Books, for me, this is a true ‘escaping’ experience! I read any book, or at least I try so. I read novels, text book, comics, graphic novel, anything. I put myself through any kind of theme the author(s) tell, whether it’s drama, politic, social, horror, comedy, culture, anything. But Im kinda fall in love with any reading material that has something to do with culture lately. You know, the feeling when you explore other cultures, feels like you’re traveling or wandering through it. Learn about their people, learn about OUR people, their habit, their ways to communicate to each other, their life style, and other. It’s kinda imaginative, so, get it? not? Ok,  that’s fine.

#6. I’ll edit picture(s)

I like taking pictures, and I do learn to take picture right, that’s why I study photography much lately. If I feel a little productive I will make something out of the pictures like giving it a little photoshop touch or else. Yeah simple things like that and oh, if my creativity gets its peak point I might make them as, the pictures I mean, some kind of collage. Collect them, cut them, stick them, or do whatever I can do with it  without knowing where I have to put them in the end. I also do a little drawing when I do that.

#7. I enjoy special meal

Eventhough I have this skinny body, and a light weight, I do love to eat. I could eat five times a day. When the urge to eat come, I’ll eat without any thoughts of being fat or something, I care more less about that. So, when Im enjoying myself I like to give her a good food also. For example, I might go to a new eating places like a restaurant or a cafe to feel the new atmosphere and get to know the food. The easier way is that I go to a restaurant that I usually go, but order a different food from what I usually order, just to get the ’surprise’ taste. Or else, I buy any food that I feel i wanna eat that time, anything. if im in the mood for ice cream, i’d rush for it; if im in the mood for lasagna i’d go for it; but usually it also depends on my financial state by that time lol.

#8. I’ll explore the bookstores

Bookstore is the place where I can stay in it for hours just wandering around to see what’s the latest books, comics, or even import magazines. I prefer the kind of bookstores which don’t have their books wrapped in plastick so I can take a little read. lol.

#9. I swim

I just swim, it’s refreshing, yet it’s the only sport I do besides bycycling and running through the assignments deadline.

#10. I WRITE, like what Im doing now :)

- D! -

Antara pasti dan tidak pasti

In Tentang berbagi sisi melankolis on December 3, 2008 at 11:18 am

(postingan kali ini terinspirasi dari Saski dan saya menghubungkannya dengan pengalaman saya sendiri)

Halo, mungkin hampir semua orang mengetahui bahwa tidak ada suatu hal yang pasti di muka bumi ini selain ketidakpastian itu sendiri. Bener kata Saski apa sih yang pasti di muka bumi ini, ilmu pasti? Yah emang bener sih tapi ilmu pasti juga kan dipasti-pastiin sama manusianya. Bahkan kepercayaan terhadap Tuhan aja subjektif untuk masing-masing orang. Makanya mungkin nggak salah juga ya kalo terkadang saya merasa hidup saya ini agak limbung tidak tahu mengarah kemana. Oke, mungkin menghubungkan ketidakpastian dengan keseluruhan aspek kehidupan terlalu luas, maka saya akan menghubungkan ketidakpastian yang akan saya bicarakan ini dengan hal yang baru saja saya alami.

Baru-baru ini saya baru menerima sebuah kabar yang entah menyenangkan atau menyedihkan, yang jelas mengejutkan. Mantan saya ternyata sudah punya pacar lagi, dimana pacarnya tersebut adalah teman saya sendiri yang kebetulan adalah sahabat si mantan yang seja dulu sudah saya curigai. Komedi memang, tapi oke topik pembicaraan tulisan kali ini bukan pada apa dan siapa dan ya, saya tahu setiap orang berhak merasa bahagia dengan cara mereka masing-masing jadi kita tidak akan membiacarakan tentang kedua ‘clepuk’ itu. Hal yang menarik bagi saya adalah betapa berita hari itu telah meringankan beban saya selama berbulan-bulan.

Berdasarkan pengalaman hari itu saya menjadi semakin yakin bahwa ketidakpastian itu adalah segala sumber ketidaknyamanan dan ketakutan saya selama ini. Jujur selama ini hidup saya agak tidak tenang berkaitan dengan si bapak mantan ini, karena pikiran saya selalu menduga-duga dan bertanya-tanya, saya selalu was was dan siap siaga akan apa yang akan saya hadapi di kampus nanti (atau siapa yang akan saya temui nanti), sangat tidak jelas dan tidak pasti. Oh ya, mungkin nanti bisa saya masukkan tulisan saya mengenai kebimbangan akan ketidakberanian saya untuk mengetahui kenyataan. Berikut ini tulisan saya :

(perhatian-perhatian, buat yang males baca tulisan curhat menye2 dianjurkan untuk tidak baca tulisan ini karena sumpah beneran jangan aja)

mau sampai kapan jadi bola basket yang nyangkut di ring?
yang berputar-putar nggak bisa turun dari ring
poin enggak
keluar enggak

mau sampai kapan bertanya-tanya?
pertanyaan-pertanyaan yang kayaknya nggak ada jawabannya
mencari jawaban sendiri, enggak
berani nanya ke orangnya, juga enggak

mau sampai kapan sesenggukan?
bikin mata sembab, muka jelek nggak karuan
nyelesain masalah, enggak
yang bikin sesenggukan peduli, juga enggak

mau sampai kapan curiga dan cemburu?
tiap kali lihat orangnya ngobrol, comment-an, terlihat sms-an, jalan sama cewek
punya hak untuk merasa begitu, enggak
orangnya tahu dan ngeh, juga enggak

mau sampai kapan kepikiran?
tiap kali orangnya berseliweran di sekitar
dia melakukan hal yang sama, enggak
dia merasakan hal yang sama, juga enggak

mau sampai kapan menyalahkan diri sendiri?
menghukum diri karena kesalahan yang tidak bisa diperbaiki
jadi lebih maju, enggak
meningkatkan harga diri, juga enggak

mau sampai kapan kena penyakit-yang-disebut-sebu

t-orang-sebagai-’rindu’?
penyakit yang nggak tau gimana ngilanginnya
orangnya tahu, nggak
bikin sakit hati, iya

————————– ————————–————————–————————–——————
nggak capek? tanya orang
capek banget, jawab saya
tapi terus harus gimana? tanya saya

mau sampai kapan jadi bola basket yang nyangkut di ring?
yang berputar-putar nggak bisa turun dari ring
poin enggak
keluar enggak

- D! -

(ditulis pada tanggal 10 November 2008)
Oke, dari tulisan tersebut tergambarkan dengan jelas betapa saya sangat bimbang dan merasa mengawang-ngawang tapi juga tidak berani memastikan. Oke sekarang setelah gue sudah tau kepastiannya gue merasakan suatu kelegaan LUARBIASA. Oke, akan sangat palsu kalau mengatakan saya merasa baik-baik saja, oke saya pasti kenapa-kenapa, tapi perasaan dominan yang muncul ya perasaan LEGA. Saya juga agak kurang mengerti bagaimana menjelaskan hal ini. mungkin ada yang lebih berpengalaman bisa lebih menjelaskan?
- D! -

PIASTRO yang membuat gue tidak bisa olahraga

In Uncategorized on December 3, 2008 at 10:42 am

Halo, saya akan numpang mengeluh sejenak, ya karena ini blog gue maka gue boleh kan mengeluh disini. Oh sungguh kalimat pembukaan yang tidak bersahabat, tapi nggak apa-apa deh sekali-sekali. Oke, supaya keluhan ini terbaca dan terdengar lebih jelas, gue akan jelaskan dulu PIASTRO itu apa (sekalian sebagai media promosi juga). PIASTRO merupakan singkatan dari Psychology in Art and Sport Through Competition, acara ini merupakan program kerja tahunan dari departemen SIGMA Badan Eksekutif Mahasiswa di Fakultas Psikologi, yang kebetulan adalah tempat gue pergi kuliah. Piastro ini memasuki taun kedua pelaksanaannya, dan acara ini sendiri dilangsungkan pada tanggal 1-8 November 2008 silam di GOR Bulungan. Acara ini sendiri berbentuk sebua acara kompetisi olahraga dan seni, untuk tahun ini, cabang yang akan dipertandingkan adalah basket, futsal, modern dance, dan photo rally. Peserta yang diundang merupakan mahasiswa dari fakultas-fakultas psikologi di seluruh Indonesia dan siswa-siswi SMA. Untuk peserta yang berasal dari fakultas selain psikologi diperbolehkan untuk mendaftar namun untuk sementara akan masuk ke daftar waiting list karena diutamakan yang berasal dari fakultas psikologi

Oh iya, selain acara inti yang  diadakan pada bulan November itu, ternyata Piastro juga mengadakan talkshow fotografi dengan tema “Jurnalistik dalam Olahraga” yang dilaksanakan tanggal 18Oktober 2008 di Pusat Studi Jepang FIB UI. Pembicaranya adalah Tjandra M. Amin dan Zaenal Effendi (keduanya adalah fotografer senior tabloid BOLA). Cukup jelas bukan gambaran acaranya?

Oke, selama mempersiapkan PIASTRO ini banyak sekali hal yang terjadi pada saya. Melalui PIASTRO ini saya telah mengalami banyak hal. Mulai dari mendapatkan teman-teman baru (dalam artian yang tadinya tidak terlalu kenal jadi lumayan agak dekat), dari yang tadinya nggak begitu bisa Adobe Photoshop kemampuannya jadi lumayan jauh meningkat, dimarahin sama pak Project Officer, nangis-nangis di kantin, belajar adobe photoshop dengan lebih giat, dan lain-lain

selama PIASTRO berlangsung tentu kami para panitia hampir setiap harinya harus siap sedia berada di GOR Bulungan walaupun tentunya kami harus mengorbankan jam kuliah kami masing-masing (yang tentunya dilakukan dengan senang hati tentunya haha). Sejujurnya ini adalah kepanitiaan yang saya jalankan paling sepenuh hati dan paling melelahkan. Oke mungkin saya salah karena menjadikan ini sebagai pelarian pikiran supaya saya tidak memikirkan hal-hal yang tidak penting.

Sesungguhnya saya tidak tahu mau nulis apa lagi karena PIASTRO merupakan suatu ajang (tsaah ajang) pembelajaran diri saya yang sangat besar, terutama dalam meregulasi emosi saya dan kemudian bagaimana berkomitmen dan memberikan yang terbaik untuk hal yang saya cintai. Secapek-capeknya saya, sekesel-keselnya saya, sebanyak apapun airmata yang keluar untuk PIASTRO (lebay), it’s worth the FUN!

- D! -