dheasekararum

Archive for January, 2009

Minggu terakhir magang

In Tentang beragam hari on January 31, 2009 at 7:56 am

Well, sebenernya bukan terakhir bener-bener terakhir sih berhubung kontrak kerja saya di sini masih sampai tanggal 4 Februari minggu depan. Cuma minggu depan kuliah sudah dimulai dan rencananya hari pertama kuliah (Senin, 2 Febuari 2009) saya cuma masuk kantor setengah hari karena pingin merasakan atmosfer kampus di hari pertama, pingin liat kelas dan temen-temennya siapa aja.

Dilanjut hari besoknya (Selasa, 3 Febuari 2009) secara menyedihkan angkatan saya ternyata harus mengikuti ujian awal mata kuliah Konstruksi Alat Ukur Psikologi, mata kuliah yang konon merupakan momok sekaligus tantangan terbesar bagi mahasiswa S1 psikologi UI, berhubung dalam mata kuliah tersebut semua ilmu yang (seharusnya) sudah terserapa akan dikeluarkan dalam rangka membuat sebuah alat ukur atau alat tes yang mumpuni yang kemudian nantinya akan disidang, kaya orang bikin skripsi deh intinya. Menurut saya ada benernya juga mata kuliah ini menjadi momok yang cukup mengerikan, bayangkan, di hari pertamanya aja langsung ujian. ckckck. Dengan ini hari Selasa saya resmi ijin tidak masuk dari kantor dengan kompensasi harus masuk di hari Jumat depannya (6 Febuari 2009).

Pagi ini kepala dipenuhi pikiran gak penting gara-gara pernyataan seorang temen yang bilang “jangan keasikan jomblo dhe, sambil cari-cari juga dong”. Serius, sangking bingungnya saya gatau mesti ngomong apalagi (geleng-geleng kepala). Selain itu secara umum kerjaan berjalan cukup lancar hari ini, kantor aman dan nyaman, dan tidak ada yang terlalu mengganggu, saya bahkan bisa membaca dua buku sekaligus (walaupun tentu keduanya belum selesai), satu novel Negara Kelima – Es Ito untuk hiburan, satunya lagi The Psychology and Biology of Emotion – Robert Plutchik, sekedar memenuhi rasa ingin tau kenapa ini buku udah saya beli tapi nggak pernah saya baca.

Oh iya, rambut baru saya agak mengganggu gatau kenapa susah diatur banget, dan lagi jerawat saya belum kunjung hilang.Selanjutnya mungkin saya akan menulis tentang pengalaman saya selama magang daripada sekedar menyampah seperti ini. See ya.

- D! -

You got the wrong person

In Tentang berbagi sisi melankolis on January 20, 2009 at 3:31 am

Yesterday I got this weird question from my friend whom asked a suggestion about dealing with his painful broken heart. He asked “how did you deal with it?”, which got me stared blank to my laptop monitor, amazed. What made him came up with such question, and (underlined) that question was intended to me. I mean, yes, it’s ME.

Well, do I look like someone who’s been dealing with my broken heart in a good way?

W R O N G  !

(with the sound of bells like in the quizes show as an effect)

picture taken from deviantart.com

picture taken from deviantart.com

Unless if you think

crying all over your friends for MONTHS;

babbling about the same pathetic story about how sad and hurt you are, over and over again;

feeling guilty for what you did in your previous relationship;

tormenting yourself for months;

thinking about a guy that HAS already got someone new;

questioning why and why while your ex has already moving on with his real yet HAPPY life;

having this insecure feelings about any romantic relationship, and so on;

IS a good way to handle a broken heart, then yes, just come to me, i’ll tell you how.

But if that were not what you’re looking for, well I guess you got the wrong person, dear. Because (let me tell you something), I am not good dealing with broken heart, I had never been good.

Things are getting better and better as the time goes, and it’s pretty good actually. But still, Im struggling my own battle with my self here too.

But yes, I do wish I can help you with everything I have and wish that’ll make you feel better. Good luck friend!

- D! -



Loneliness anyone?

In Tentang berbagi sisi melankolis on January 15, 2009 at 6:26 am

“Pray that your loneliness may spur you into finding something to live for,

great enough to die for.”


Geez, I found that when I surfed and wandered randomly through my friends blog. Pretty impressive, and inspirational actually. No need for more elaboration on this I guess.

- D! -

the rain keeps falling on my head

In Tentang beragam hari on January 15, 2009 at 5:27 am
picture taken from deviantart.com

picture taken from deviantart.com

I feel awful today due to the bad weather, at first it wasn’t bad at all, but slowly it became cold and much more cold till my fingers won’t move on the laptop keyboard. It makes me feel unproductive at the office while I was supposed to entry the employee-training-database for the whole previous year (and yes, they were many of them) but the internet just go on and off. I’m frozen and it doesn’t help at all when my face started to itched so bad. It feels like burned all over it. I hate these pimples. Shitty shit. Bad day. I got to see that dermatologist this Saturday. :(

- D! -

Liat aja nanti

In Tentang beragam hari on January 12, 2009 at 4:36 am

Kembali lagi di kantor! Seminggu sudah saya magang di corporate Human Resource PT Elnusa Tbk ini. Rasanya? Badan kaku –kaku dan bingung kapan mau mulai menyusun makalah laporan magang ini huhu. Sebetulnya banyak hal yang bisa digali di sini, Cuma semuanya lagi pada sibuk jadi mau nanya-nanya terlalu banyak juga gaenak.

Tidak ada keluhan secara spesifik terhadap tempat magang saya, keluhan utama sayadari sistem magang ini adalah saya jadi tidak merasakan yang namanya liburan. Tidak merasakan sinar matahari, tidak merasakan senang-senang seperti teman-teman yang tidak magang. Huhu. Keluhan kedua adalah, kayanya saya nggak cocok pakai baju kerja deh. Serius, terlihat dan terasa aneh. Tau kan setelan kemeja, celana bahan dan sepatu berhak itu. Semua baju kerja saya buat magang ini saya dapatkan dengan cukup terburu-buru alhasil celana saya masih kepanjangan, sepatu saya hak-nya kurang tinggi, dan masih banyak celana saya yang kebesaran. Koleksi kemeja formal saya juga terbatas. Ganggu banget deh pokoknya.

Keluhan ini akan terdengar sepele, dan ya memang sepele sih sebenernya, cuma ganggu aja. Duh, pokoknya saya akan membayar liburan yang hilang ini di liburan bulan JUNI. Hahahaha. Liat saja!

- D! -

Sekarang sudah 2009!

In Tentang berbagi isi kepala on January 7, 2009 at 10:19 am

Saya menuliskan postingan kali ini di sebuah sudut ruangan di lantai 7 wisma Elnusa. Ya, benar, saya sedang dalam masa magang wajib selama liburan, dimana sampai hari ini ( ini hari ketiga saya magang) sebetulnya saya lebih banyak magabutnya daripada kerjanya.

Sebelum mulai menulis lebih lanjut, saya ingin mengucapkan HAPPY HIPPY NEW ROCKIN YEAR everyone! Semoga tahun 2009 memberi kita lebih banyak hal lagi untuk dipelajari dan lebih lebih lebih banyak lagi kebahagiaan buat kita semua, AMIEN. Bagaimana malam tahun baru kalian semua? Malam tahun baru saya sederhana saja, dan memang selalu sederhana, namun menyenangkan. Entah kenapa saya belum berkesempatan dan memang nggak terlalu suka juga merayakan malam tahun baru dengan cara hiruk pikuk clubbing atau pergi rame-rame ke hotel atau gimana gitu. Saya memilih untuk menghabiskannnya dengan keluarga atau teman-teman terdekat, tapi saya juga tidak menutup kemungkinan kalau ada tawaran nonton apa gratis atau pergi kemana gratis hehehe. Oke, saya tidak akan banyak bicara ttg malam taun baru tapi saya akan bicara mengenai rencana di 2009. Apakah kalian terbiasa membuat resolusi tahun baru?

Sebetulnya, saya sendiri juga nggak begitu suka bikin resolusi-resolusi semacam itu karena ujung-ujungnya akan membuat saya tertekan kalau saya tidak mampu memenuhinya. Namun, tentu saja saya memiliki target untuk membangun diri saya ke depan agar menjadi orang yang (Insya Allah) lebih baik daripada saya yang sekarang.

Melihat kembali tahun 2008 yang LUARBIASA MENCENGANGKAN kemarin (bagi yang sering baca blog ini pasti udah sedikit banyak tau apa yang saya maksud mencengangkan di sini hehe), saya menemukan bahwa banyak sekali pelajaran berharga yang bisa saya petik dan mudah-mudahan bisa membuat saya lebih baik bila saya berhasil menerapkan pelajaran tersebut (Amien). Berkaca dari hal itu, saya kemudian tidak berani membuat resolusi atau target yang muluk-muluk di tahun 2009 ini karena toh ternyata memang masih banyak hal yang belum terlaksana di tahun 2008 kemarin. Beberapa hal tersebut antara lain :

1. Menyetir dengan lancar

2. Belajar 1 tarian tradisional dengan baik

3. Membuat portofolio perkembangan foto

4. Menguasai Adobe Photoshop

5. Bisa masak

 

Memang bukannya saya mengabaikan sama sekali hal-hal tersebut di tahun 2008, bahkan pad kenyataannya saya memang berkembang dalam hal-hal tersebut, hanya saja perkembangannya terasa begituuuuu lambat karena sepanjang 2008, waktu saya banyak teralihkan untuk hal lain (baca : menangis & memikirkan orang yang samasekali tidak berpikir tentang saya). Dengan demikian saya memutuskan di tahun 2009 ini saya akan meneruskan perjuangan saya untuk mengembangkan 5 hal di atas hingga mencapai titik yang saya inginkan.

 

Selain beberapa misi yang belum terselesaikan tersebut, saya juga mendapatkan banyak bahan pemikiran baru tentang banyak hal, dalam hal cinta misalnya, waw rasanya saya seperti dicekoki banyak sekali pelajaran secara sekaligus dengan tidak sukarela tentunya. Namun toh ujungnya semua itu justru saya rasa jadi berguna juga buat saya. Mengutip kata Megan Fox dalam majalah GoGirl! edisi terbaru (iya, saya baca majalah GoGirl!), yang kurang lebih seperti ini:

There was I, a little girl who didn’t know anything about love, untill a boy came and break her heart”

Kurang lebih seperti itulah saya. Yah, bukan berarti saya sekarang sudah mengerti tentang cinta, hanya saja pengetahuan saya tentang cinta sudah bertambah hihi.

 

Selanjutnya, selain tentang cinta terjadi juga banyak perubahan dalam diri saya, namun yang paling penting menurut saya adalah saya berani keluar dari zona nyaman saya. Tahun 2008 kemarin saya banyak melibatkan diri dalam aktivitas-aktivitas baru, menceburkan diri dalam komunitas baru, mengenal banyak orang baru, dan memiliki banyak teman-teman baru. Orang baru di sini tidak hanya orang yang baru saya temui aja, tapi juga orang-orang lama yang sebelumnya nggak begitu kenal jadi kenal lebih dekat.

Rasanya? Luarbiasa. Dengan kenal lebih dekat dengan banyak orang-orang baru saya banyak mendapat wawasan baru dan sudut pandang baru, dengan demikian mudah-mudahan saya juga bisa sedikit lebih pintar hehe. Saya baru tahu bahwa banyak sekali hal yang bisa didapatkan hanya dengan menambahkan sedikit keberanian untuk mencoba sesuatu yang baru. Haha.

Saya belajar banyak tentang hubungan interpersonal di tahun 2008, selain itu saya juga belajar banyak tentang hubungan dengan diri saya sendiri terutama. Saya banyak dapat pelajaran berharga yang mudah-mudahan saya bisa menjadi orang yang lebih baik lagi (Amien). Berkaca dari hal-hal ini kemudian saya membuat resolusi 2009, yaitu menyayangi diri sendiri lebih dari sebelumnya. Kenapa menyayangi diri sendiri menjadi resolusi? Karena menurut saya sebelumnya saya tidak pernah cukup menghargai diri saya sendiri, saya seringkali membiarkan diri saya merasa jelek, saya sering melepaskan kesempatan baik di depan mata hanya karena rasa tidak percaya diri, saya menghukum diri saya berlarut-larut karena kesalahan yang manusiawi dan bisa diperbaiki, saya kurang merawat diri saya dengan baik, saya kurang sayang padanya. Di tahun ini saya pengennya bisa lebih menghargai diri saya, karena tidak ada orang lain ayng akan melakuikan itu sebaik yang harusnya saya lakukan bukan?

 

Lagipula, dengan resolusi ini berarti saya membiarkan pintu kesempatan yang ada terbuka SELEBAR-LEBARNYA di tahun 2009. KArena taun baru berarti tantangan dan masalah baru, namun juga berarti pelajaran baru dan kesempatan untuk mengembangkan diri lagi sebesar-besarnya. Jadi, SELAMAT DATANG 2009!

(dengan resolusi ini saya juga berdoa kepada Pak Bos Besar di ‘Atas’ agar memberikan hal-hal yang lebih baik lagi khususnya bagi keluarga dan orang-orang terdekat yang menyayangi saya. Semoga 2009 menjadi sesuatu yang lebih membahagiakan Amien).

 

You’ll know a nice wine after you tasted the bad one” (Brida – Paulo Coelho)

“It needs dust to be polished” (Life is Wonderful- Jason Mraz)

 

- D! -