Experiment really can make you cry (part.2)

SELESAI JUGA!

yeay! Laporan tugas eksperimen saya yang selama sebulan ini lumayan menyita waktu saya dan teman-teman selesai dan sudah sampai dengan selamat di meja Mbak Dewi sebagai dosen saya. Yah karena laporannya juga sudah selesai disusun saya bisa membeberkan sebetulnya apa yang selama ini saya kerjakan.

Berangkat dari pengamatan saya dari iklan-iklan cetak maupun elektronik yang ada di sekitar saya yang banyak sekali menghadirkan tokoh ahli sebagai spokesperson produk yang disampaikan. Tokoh ahli yang saya bicarakan disini maksudnya adalah tokoh-tokoh yang memiliki pekerjaan yang ada hubungannya dengan produk yang dipasarkan dan tokoh-tokoh tersebut dikenal cukup ahli dalam pekerjaannya misalnya seperti menghadirkan seorang dokter kulit untuk iklan produk kosmetik, menghadirkan seorang binaragawan dalam iklan produk suplemen penambah tenaga, dsb. Hal yang menarik di sini adalah di antara tokoh ahli yang ditampilkan dlm iklan tersebut, katakanlah dokter, beberapa bukanlah dokter sungguhan namun seorang aktor atau aktris yang memakai jas putih dan diposisikan sebagai dokter. Hal ini membuat saya bertanya, apakah sebegitu besarnya pengaruh dari kehadiran tokoh yang (dianggap sebagai) ahli dalam menentukan laku tidaknya produk yang dipasarkan?

Begitulah, penelitian kelompok saya yang berjudul “Pengaruh Kehadiran Expert Endorser terhadap Keputusan Membeli Konsumen (Consumer Decision Making) pun mulai disusun. Penyusunan proposal penelitian dilangsungkan dalam waktu yang serba kilat, hanya dalam H-1! Berjam-jam berkutat di perpustakaan untuk mengumpulkan teori dan menyusunnya jadi satu, akhirnya jadi juga proposal yang coreng moreng dimana-mana. Lalu selama 2 minggu saya berkutat dengan ADOBE PHOTOSHOP mustajab sampai mata saya njureng-njureng bikin iklan untuk ditampilkan kepada subjek, iklan yang ditampilkan sebagai berikut

ini untuk kelompok eksperimennya
ini buat kelompok kontrol

ini buat kelompok kontrol

Oiya, sebagai catatan iklan tersebut sempat berganti model, bentuk, background, dan warna baru kemudian disetujui iklan yang ini. Langkah selanjutnya adalah untuk menentukan sampel penelitian yang harusnya cukup representatif. Karena subjek penelitian kami adalah remaja yang berusia 16-20 tahun maka diputuskan untuk mengambil subjek di FAkultas Hukum UI angkatan 2007, namun ternyata birokrasinya cukup sulit dan mereka akan segera melaksanakan pekan UAS SP jadi agak susah buat mendapatkan ruangan. Selanjutnya kami mencoba ke FAkultas Teknik UI, dan menemui hasil yang sama. Setelah mencoba juga di SMA saya untuk mendapatkan izin untuk penelitian (dan birokrasinya juga ribet), akhirnya kami bisa melangsungkan penelitian di SMA Negeri 91 (SMA-nya Thq).
Fieldnya cukup seru karena anak-anak SMA tersebut cukup antusias (mungkin disebabkan karena kedatangan kami membebaskan mereka dari satu jam pelajaran Bimbingan Konseling yang agak membosankan *winwink*). Besoknya kami ngendon di rumah keinda dari jam 10 sampai lewat magrib untuk mengerjakan laporan.
Setelah mengorbankan berbungkusbungkus cemilan dan berlembar-lembar Nori, juga merepotkan mbaknya Keinda (karena kami semua mau makan gratis dong ahahah), dengan gegap gempita dan napas lega kami mengumumkan laporan pun selesai!!
(BERSAMBUNG)
– D! –

2 comments

  1. dhya

    “Lalu selama 2 minggu saya berkutat dengan ADOBE PHOTOSHOP mustajab sampai mata saya njureng-njureng bikin iklan untuk ditampilkan kepada subjek”

    hahaha!! sama dhe… bedanya gw berkutatnya dengan windows movie maker. ngedit iklan belibet banget, cut sini cut sana, masukin lagu biar jadi sesuai sama appealnya, belum lagi kalo ada scene yang gak jelas… haha.. ampe panas kepala gw!
    tapi yasudahlah… it’s done! :D

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s