Paradoks

Sebuah paradoks,

ketika di satu sisi agama mengajarkan kita

untuk selalu ikhlas dalam menjalankan dan menghadapi segala sesuatunya,

namun di sisi lain kita diimbau untuk beribadah dengan iming-iming imbalan surga.

Lalu kemudian kita harus berkiblat terhadap apa?

– D! –

5 comments

  1. roro

    Tergantung motivasi apa yang ada dalam diri kita saat kita beribadah Dhe. dan tergantung apakah kita benar2 memahami defini ‘ikhlas’ itu sendiri.
    Ada orang-orang yang ‘tidak lagi’ beribadah karena menginginkan surga. Mereka beribadah untuk dekat dengan Tuhannya, untuk merasa aman dan nyaman. Sejalan saat kita merasa ikhlas, merasa aman dan nyaman.
    That’s what i think.

  2. padrepijo

    selamat ! anda telah menemukan sebuah kontradiksi dalam agama ! temukan ribuan kontradiksi lainnya untuk mendapatkan hadiah 1 buah disonansi kognitif

    hadiah tambahan berupa 1 buah rasa gemes berbuah tertawa kecil untuk setiap rasionalisasi yang anda temukan

    *promo diatas bukan penipuan

  3. padrepijo

    agamanya sendiri bilang kalo ibadah itu wajib (taulah ibadah yang mana), kalo gak ibadah = dosa masuk neraka.

    kalo anda berusaha melakukan suatu pembenaran atas fakta diatas, yaaaa rasionalisasi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s