#PraktekInsitusi : Bimbingan Konseling Mahasiswa UI

Hai, kemarin-kemarin saya sepertinya sudah berjanji untuk cerita tentang tempat-tempat saya praktek. Yah, walaupun memang tidak ada yang minta, tapi mudah-mudahan bisa bermanfaat memberikan gambaran bagi teman-teman yang tertarik untuk menggeluti psikologi, khususnya teman-teman yang ingin ambil S2 profesi psikolog klinis dewasa.

Tempat praktek pertama saya adalah lembaga Bimbingan Konseling Mahasiswa UI (BKM UI).  BKM berlokasi di lantai 2 Pusat Kesehatan Mahasiswa (PKM), Gedung Kesejahteraan & Fasilitas Mahasiswa Kampus UI, Depok. Bagi teman-teman yang belum tahu, PKM UI terletak di sebelah Fakultas Ilmu Keperawatan dan di seberang Fakultas Kesehatan Masyarakat.

BKM itu apa sih?

BKM adalah lembaga yang melayani kebutuhan konseling terhadap mahasiswa UI secara gratis, mencakup masalah akademik, keluarga, pribadi, dan hubungan sosial.  Tidak banyak yang tahu bahwa 39% dari mahasiswa UI mengalami masalah yang menyebabkan mereka mengalami psychological distress (Utama, 2010). Jumlah tersebut merupakan jumlah yang cukup besar untuk kondisi kehidupan normal seperti yang dijalani oleh mahasiswa UI. Jumlah 39% tersebut hampir mendekati jumlah tingkat  psychological distress yang terdapat di daerah konflik. Penelitian yang dilakukan oleh Turnip & Hauff (2007) menemukan bahwa tingkat psychological distress tinggi pada masyarakat Ambon yang mengalami konflik adalah sebesar 47 %. Banyaknya tingkat psychological distress yang tinggi pada mahasiswa UI seharusnya tidak sebesar itu, sebab mereka hidup dalam kondisi yang relatif aman jika  dibandingkan dengan kondisi masyarakat Ambon yang sedang mengalami konflik. Sedangkan

Psychological distress yang tidak ditangani dengan baik ini dapat menyebabkan gangguan pada kesehatan mental para mahasiswa. Oleh karena itu, BKM berusaha memberikan pelayanan terbaik bagi setiap mahasiswa yang datang dan membutuhkan bantuan. Adapula kegiatan-kegiatan lain  yang diadakan pula oleh BKM antara lain ialah :

(1) pelatihan konseling dasar utk konselor & dosen pembimbing akademis (PA) mahasiswa,

(2) Peer counseling workshop bagi mahasiswa,

(3) memfasilitasi program preventif utk tiap fakultas,

(4) pelatihan pengembangan pribadi,

(5) Program kelompok, (self help group & support group therapy) utk 5-7 orang yg punya masalah yg serupa, sampai

(6) konseling online melalui e-mail ke bkm-ui@ui.ac.id

Bekerjasama pula dengan fakultas psikologi, fakultas kedokteran, fakultas ilmu keperawatan, dan fakultas kesehatan masyarakat, saat ini BKM telah memiliki 3 psikolog senior, 1 psikiater, dan 1 konselor pendidikan. BKM Memberikan pelayanan tiap Senin-Jumat, 09.00-15.00. Dan demikianlah jam kerja saya saat saya berpraktek di BKM selama 2 minggu. Saya bertemu klien-klien teman-teman mahasiswa yang menceritakan hal-hal yang mengganggu mereka, mulai dari masalah pacar, keluarga, akademis, kesepian, hingga teman-teman yang membutuhkan bantuan lebih dari psikolog.

Saat saya berpraktek di BKM UI, saya merasa belajar cukup banyak hal. Sebetulnya pengalaman menangani klien ini saya rasakan sebagai suatu pengalaman unik. Saya berkesempatan untuk melihat bahwa ada orang-orang yang dibalik kelebihan-kelebihan maupun kesempurnaannya, ternyata memiliki pula ketakutan-ketakutan dan rasa tidak percaya diri mereka sendiri. Saya juga berkesempatan untuk melihat bahwa dibalik semua pujian yang diberikan orang lain terhadap seseorang, ternyata bisa ditepis oleh rasa ketidak percayaan diri yang pelan-pelan menggerogoti dan IPK yang tinggi, bisa tidak berarti bagi seseorang.

Saya juga belajar bahwa memaafkan bisa jadi sangat berat dirasakan, baik memaafkan orang lain, apalagi memaafkan diri sendiri.  Saya selalu berpikir bahwa orang-orang yang datang ke BKM UI ini adalah orang-orang yang berani. Berani karena mereka mau bertanya ke dalam diri mereka sendiri dan mengakui bahwa ada sesuatu yang harus mereka lakukan untuk mengatasi hal yang mengganggu mereka. Berani untuk membuka diri terhadap orang yang betul-betul asing bagi mereka (dalam hal ini, para psikolog di BKM). Berani berusaha berpikir sampai ke akar-akar masalah yang mengganggu mereka, yang mungkin bagi sebagian besar orang dirasakan berat untuk dilakukan. Dan yang jelas, berani untuk menerima keadaan dan diri mereka sendiri.

Lewat BKM UI saya belajar bahwa sangat normal bagi setiap orang untuk memiliki masalahnya masing-masing :)

– D! –

 

6 comments

  1. ang

    kakak, itu data 39% mahasiswa UI mengalami psychological distress itu, dari jurnal atau apa ya kak? boleh tau daftar pustakanya?

    • dheasekararum

      Hai, sorry for the late response.

      Referensi saya adalah :

      Utama, B. (2010). Kesehatan Mental dan Masalah-Masalah Pada Mahasiswa S1 Universitas Indonesia. Skripsi. Depok: Sarjana Fakultas Psikologi Universitas Indonesia

      Ada juga beberapa penelitian lain tentang psychological distress mahasiswa UI :

      Listianti, Ika Nurfitriani. (2010). Trait Kepribadian dan Psychological Distress pada Mahasiswa Universitas Indonesia Berdasarkan Rumpun Ilmu. Skripsi. Depok: Sarjana Fakultas Psikologi Universitas Indonesia

      Maharani, Winda. (2011). Perbedaan Tingkat Psychological Distress pada Mahasiswa Universitas Indonesia yang Membutuhkan Pelayanan Badan Konsultasi Mahasiswa di Tahun 2010 dan 2011. Skripsi. Depok: Sarjana Fakultas Psikologi Universitas Indonesia

      dan tesis saya sendiri :)

  2. devin

    Apakah perlu membuat janji terlebih dahulu atau bisa langsung datang ke lantai 2 PKM? Biasanya berapa lama 1 sesi konsultasi?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s