Pelajaran Dari Balik Eyeshield

“Nggak ada waktu mengharapkan hal-hal yang nggak kita miliki,

kita cuma bisa mencari jalan terbaik buat bertarung sesuai kemampuan yang kita miliki.

Buat seumur hidup kita.”

(Youichi Hiruma – Eyeshield 21)

Saya sudah pernah cerita belum ya kalau saya suka baca komik maupun manga?

Jadi, saya ini suka baca banyak komik dan manga (komik Jepang), saat ini manga yang sedang saya ikuti di antaranya adalah Eyeshield 21 (sudah tamat), One Piece, Bleach, Black Butler, Fullmetal Alchemist, Skip Beat, Happy Cafe, Yakitate Japan, Detective Conan, dan masih banyak lagi. Sebetulnya dalam melakukan kegiatan membaca komik ini saya lebih bertindak sebagai parasit, karena jujur saja, semua komik ini adalah koleksi adik terakhir saya yang ia beli dengan uangnya sendiri. Kalau dipikir-pikir, sepertinya sebetulnya adik saya itulah yang paling kaya di antara kami 3 bersaudara.

Membaca komik tidak hanya hiburan bagi saya, namun juga sumber pengetahuan dan memberi banyak pelajaran hidup buat saya. Salah satu komik yang menurut saya memiliki kata-kata yang sangat kuat pengaruhnya terhadap saya adalah Eyeshield 21 ini. Komik ini, selain memberi saya pengetahuan soal olahraga American Football (saya baru tahu dari baca komik ini bahwa Football berbeda dengan Rugby, demikian juga soal peraturan mainnya), juga memberi pelajaran bagi saya untuk tetap berusaha dengan segala sesuatu yang dimiliki sampai titik darah penghabisan.  Tim Deimon, tim tokoh utama dalam cerita ini adalah tim Football yang terdiri dari orang-orang yang  tidak jenius, tidak memiliki kemampuan fisik super, tidak kaya, dan (sebetulnya) minim fasilitas. Namun dengan berbagai cara, seiring perjalanan mereka, masing-masing anggotanya tumbuh secara natural dan menemukan potensi terkuat dalam diri masing-masing. Satu hal yang saya perhatikan adalah, dalam komik ini tergambar dengan jelas bagaimana setiap tokoh berusaha mengenali diri mereka sendiri, berjuang mati-matian untuk menemukan cara terbaik bagi mereka untuk memberikan apa yang terbaik dari diri mereka untuk kemudian berhadapan dengan orang lain dan dunia mereka, dalam rangka meraih tujuan masing-masing.

Eyeshield 21

Walaupun saya tahu komik ini tidak berdasarkan kisah nyata (yaiyalah, sulit dipercaya tim Football SMA Jepang bisa bertanding melawan tim Football SMA Amerika, negara tempat lahirnya olahraga Football itu sendiri dan berakhir dengan skor seri), namun membaca bagaimana perjuangan tim mereka yang menyadari bahwa kemampuan mereka sebetulnya terbatas tapi tetap berjuang untuk menang, bahkan sampai sisa waktu pertandingan tinggal 0 detik sekalipun, mau tidak mau membangkitkan semangat saya.

Mungkin benar, kalau kita tahu bahwa kemampuan kita dalam banyak hal jauh berada di bawah kemampuan orang lain, yang harus kita lakukan bukanlah terus-terusan membandingkan diri dengan apa yang dimiliki oleh orang tersebut. Yang harus kita lakukan ‘cuma’ harus berusaha beberapa kali lipat dibandingkan dengan orang dengan kemampuan lebih tersebut dan meraih celah dalam setiap kesempatan yang ada. Sesuatu yang masih berusaha saya terapkan sekarang ini (dengan susah payah).

Karena, bahkan pria biasa pun punya satu hak mutlak yang diberikan pada mereka.

Yaitu, hak untuk menantang pimpinan kelompoknya dalam sebuah pertarungan.

Terserah padamu, untuk hidup dengan memakai hak itu, atau hidup tanpa memakainya sekalipun”

(Youichi Hiruma – Eyeshield 21)


Anggota Deimon dan posisinya di tim

Sebetulnya tokoh utama dari komik ini adalah Sena Kobayakawa, yaitu seorang runner tercepat yang dijuluki sebagai pelari dengan kecepatan cahaya 4.2 detik. Dia juga yang menyandang gelar Eyeshield 21 itu sendiri. Tapi favorit saya adalah Hiruma Youichi, yang posisinya adalah sebagai Quarter Back yang sekaligus menjadi menara kontrol tim Deimon, karena Hiruma-lah yang mengatur hampir semua strategi dan play yang akan dilakukan dalam setiap permainannya. Cerdas, licik, manipulatif, spekulatif, optimis, dan hobinya mengintimidasi anggota tim yang lain sambil bawa-bawa senjata api. Tapi sebetulnya dia sangat peduli sama teman-temannya, dan orang yang paling tidak pernah down atau mengeluh dalam komik ini (setidak-tidaknya, dia yang paling tidak mau kelihatan ‘lemah’ diantara teman-temannya yang lain)

Youichi Hiruma

– D! –

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s